Kamis, 21 Februari 2019

Implementasi Sistem Terdistribusi pada bidang kesehatan


SISTEM TERDISTRIBUSI

            Sistem Terdistribusi adalah sejumlah elemen proses yang terkoneksi melalui jaringan computer dan saling bekerjasama dalam melakukan suatu tugas.

SISTEM BASIS DATA TERDISTRIBUSI

            Sistem Basis Data Terdistribusi adalah kumpulan data logic yang saling berhubungan, secara fisik terdistribusi dalam jaringan komputer, yang tidak tergantung dari program aplikasi sekarang maupun pada masa yang akan datang.

SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA TERDISTRIBUSI

            DBMS terdistribusi adalah sistem software yang memungkinkan ditatanya suatu basis data terdistribusi dan membuat distribusi tersebut transparan bagi setiap pemakai (user).sistem basis data tunggal yang terbagi ke dalam beberapa penggalan, masing-masing penggalan tersebut akan diletakkan pada suatu atau beberapa komputer di bawah pengontrolan terpisah oleh DBMS. Komputer-komputer tersebut terkoneksi dalam suatu jaringan komunikasi.
User mengakses basis data terdistribusi tersebut melalui sebuah aplikasi yang berbasis database. Aplikasi-aplikasi tersebut tidak diperoleh atau diakses oleh user secara lokal (dari work-station tempat mereka bekerja), namun diakses secara global dari suatu server yang terpusat. Kita mengasumsikan bahwa DBMS terdistribisi memiliki paling tidak satu aplikasi yang global. Oleh karena itu, DBMS terdistribusi akan memiliki beberapa karakteristik berupa antara lain :
1.      Kumpulan data-data logic (yang dapat digunakan secara bersama) terdistribusi pada beberapa unit komputer yang berbeda.
2.      Komputer tersebut terkoneksi ke dalam suatu jaringan komunikasi.
3.      Data pada masing-masing unit komputer (work-station) terkontrol oleh suatu DBMS.
4.      DBMS pada masing-masing bagian dapat menangani aplikasi-aplikasi local, secara otomatis.
5.      Masing-masing DBMS berpartisipasi paling tidak pada satu apliakasi global.

KEUNTUNGAN SISTEM BASIS DATA TERDISTRIBUSI

·         Manajemen data terdistribusi dengan tingkat transparansi yang berbeda
·         Keandalan dan ketersediaan
·         Peningkatanperforma
·         Ekspansi yang lebihmudah

FUNGSI TAMBAHAN BASIS DATA TERDISTRIBUSI

·         Keeping track of data
·         Proses query yang terdistribusi
·         Manajementransaksi yang terdistribusi
·         Manajemenreplikasi data
·         Pemulihan basis data terdistribusi
·         Keamanan
·         Manajemendirektori (katalog) terdistribusi

SISTEM TERDISTRIBUSI PADA BIDANG KESEHATAN
            Menurut catatan Van de Velde dan Degoulet (2003), sistem informasi rumah sakit di negara-negara maju, terutama Amerika, dikembangkan sejak tahun 1960an. Pada tahap awal kemunculannya, Sistem Informasi Rumah Sakit telah menggabungkan fungsi administratif dan medis. Meski demikian, tidak jarang fokus awal pengembangan sistem informasi, baik yang diaplikasikan di bidang kesehatan maupun bidang lain, dimulai pada urusan keuangan. Dalam konteks ini, Sistem Informasi Rumah Sakit biasanya dimulai dengan sistem informasi untuk mendukung administrasi keuangan rumah sakit untuk menentukan dan merekapitulasi besar tagihan yang ditanggung oleh pasien. Pada tahap awal ini, Sistem Informasi Rumah Sakit cenderung bersifat otomatisasi proses, yang sebelumnya mengandalkan manusia yang potensi kesalahannya besar, digantikan dengan sistem informasi dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dan menghemat waktu dalam pelayanan.
Berikut akan disajikan gambar tipikal alur layanan media di rumah sakit.

Di Amerika, pada tahun 1980an, Sistem Informasi Rumah Sakit berkembang pada tahap yang lebih lanjut dengan fokus pada produktivitasnya. Sistem informasi pendukung keuangan yang sebelumnya didasarkan pada fee-per-service digantikan dengan biaya-biaya penggunaan sumber daya, seperti obat-obatan. Pada sisi medis, sistem informasi yang sebelumnya cenderung mengotomatisasi proses yang sudah ada, menjadi sistem informasi yang mendukung dokter, perawat, dan lembaga penyedia jasa kesehatan lainnya dalam memberikan layanan kepada pasien. Tujuan Sistem Informasi Rumah Sakit yang dikembangkan adalah untuk meningkatkan layanan kepada pasien dan kualitas pengambilan keputusan.

IMPLEMENTASI SISTEM TERDISTRIBUSI PADA BIDANG KESEHATAN

Teknologi Hadoop untuk Pemantauan Kondisi Vital Pasien. Beberapa rumah sakit di seluruh dunia telah menggunakan Hadoop untuk membantu stafnya bekerja secara efisien dengan Big Data. Tanpa Hadoop, sebagian besar sistem layanan kesehatan hampir tidak mungkin menganalisis data yang tidak terstruktur.

Children's Healthcare of Atlanta merawat lebih dari 6.200 anak di unit ICU mereka. Rata-rata durasi tinggal di ICU Pediatrik bervariasi dari satu bulan sampai satu tahun. Children's Healthcare of Atlanta menggunakan sensor di samping tempat tidur yang membantu mereka terus melacak kondisi vital pasien seperti tekanan darah, detak jantung dan pernafasan. Sensor ini menghasilkan data yang sangat besar, dan sistem yang lama tidak mampu untuk menyimpan data tersebut lebih dari 3 hari karena terkendala biaya storage. Padahal rumah sakit ini perlu menyimpan tanda-tanda vital tersebut untuk dianalisa. Jika ada perubahan pola, maka perlu ada alert untuk tim dokter dan asisten lain.
Sistem tersebut berhasil diimplementasikan dengan menggunakan komponen ekosistem Hadoop : Hive, Flume, Sqoop, Spark, dan Impala.
Setelah keberhasilan project tersebut, project berbasis Hadoop selanjutnya yang mereka lakukan adalah riset mengenai asma dengan menggunakan data kualitas udara selama 20 tahun dari EPA (Environment Protection Agency). Tujuannya: mengurangi kunjungan IGD dan rawat inap untuk kejadian terkait asma pada anak-anak.

DAFTAR PUSTAKA

https://hafiladsum13.wordpress.com/
https://idbigdata.com/official/5-contoh-penerapan-big-data-dalam-bidang-kesehatan/
https://dzone.com/articles/5-examples-of-big-data-in-healthcare
https://www.dezyre.com/article/5-healthcare-applications-of-hadoop-and-big-data/85
https://www.healthdatamanagement.com/news/arizona-state-using-big-data-in-hunt-for-cancer-cure


Perkembangan Sistem Operasi Windows

SEJARAH WINDOWS

           Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis. Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI WINDOWS

            Penemu Windows untuk pertama kalinya adalah dua orang yang saling bersahabat sejak kecil yaitu Bill Gates dan Paul Allen. Sejak penemu Windows ini, Windows kini mengalami perkembangan dari versi yang satu ke versi lainnya dengan kualitas yang semakin ditingkatkan.
                 Sistem operasi Windows merupakan pengembangan dari MS-DOS, sebuah sistem operasi berbasis modul teks dan command-line atau CLI (Command Line Interface). Windows merupakan sistem operasi yang menyediakan lingkungan berbasis grafis (Graphical User Interface (GUI)) dan kemampuan multitasking.

1.      Windows 1.0
      Sistem operasi Windows 1.0 dikeluarkan pada tanggal 20 November 1985 dan diresmikan pertama kali pada tanggal 10 November 1983 yang dijuluki dengan Windows Graphic Environment 1.0. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, namun hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis berbasis 16-bit. Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Selain itu, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Tentu saja, Windows 1.0 memiliki cukup banyak kekurangan sehingga belum begitu dikenal di masyarakat.

2.      Windows 2.0
      Windows 2.0 mendapatkan keuntungan, karena dapat menggunakan prosesor terbaru pada tahun itu, yaitu Intel 286 Prosesor, memory yang lebih besar, dan fitur komunikasi antar aplikasi dengan menggunakan Dynamic Data Exchange (DDE). Dengan peningkatan dukungan grafis, pengguna sekarang dapat mengatur besar kecil ukuran jendela dan penambahan dukungan untuk keyboard. Jadinya, kita dapat menggunakan Windows dengan hanya berbekal keyboard dan juga dukungan Keyboard Shortcut. Windows 2.0 sendiri di luncurkan pada tanggal 9 Desember 1987. Lalu, rilis selanjutnya yaitu Windows 2.1 sampai Windows 2.03, menambah fitur yaitu Protected Mode dan penggunaan memory yang lebih besar pada prosesor Intel 386.

3.      Windows 3.0
      Windows 3.0 dirilis pada tanggal 22 Mei 1990. Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font. Sistem ini memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.

4.      Windows 95
      Windows 95 yang memiliki nama kode Chicago dalam masa pengembangan dirilis tanggal 24 Agustus 1995. Windows 95 sudah terintegrasi dengan 32-bit TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan sudah mendukung jaringan Internet, dial-up networking, dan dukungan Plug and Play, dimana kita bisa menginstall Device dengan hanya mencolok kabel hardwarenya. Versi 32 bit dari Windows 95 terdapat peningkatan kapabilitas multiedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing, dan Networking yang sudah diintegrasikan.

5.      Windows 98
      Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Dengan kehadiran Windows 98 mengundang banyak kontriversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web.

6.      Windows 2000
      Windows 2000 termasuk kedalam keluarga Windows NT. Dirilis pada 17 February 2000, Windows 2000 ini khusus dibuat untuk kalangan bisnis. Ada versu Professional, Server, Advanced Server dan Datacenter Server. Untuk pengguna rumahan, Windows merilis Windows ME beberapa bulan kemudian. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game).

7.      Windows ME (Millennium Edition)
      Sesuai dengan namanya, Windows ME ini dirilis pada 14 September tahun 2000 yang sering disebut sebagai tahun milenium. Dibandingkan dengan Windows 98, Windows ME memiliki boot time yang jauh lebih cepat. Di Windows inilah pertama kali ada fitur System Restore untuk merestore PC ke titik tertentu jika mengalami permasalahan. Namun demikian, banyak yang menganggap bahwa Windows ME ini adalah produk gagal yang memiliki banyak masalah. Keberadaan Windows ME ini pun segera digantikan oleh Windows NT Family lainnya ( XP, Vista, 7, dan Windows 8).

8.      Windows XP
      Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.

9.      Windows Vista
      Tanggal 30 November 2006, Microsoft meluncurkan versi baru Windows untuk pengguna rumahan dan kalangan bisnis pada tanggal 30 Januari 2007 dengan nama Windows Vista. Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh dikatakan radikal, terutama pada bagian user-interface. Kemampuan sekuritas juga ditambahkan oleh Microsoft, sehingga Microsoft megklaim versi terbarunya ini lebih stabil,aman, dan memanjakan pengguna computer ( walaupun menurut banyak orang hal-hal tersebut sudah ada pada Windows XP).

10.  Windows 7
      Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik.

11.  Windows 8
      Windows 8 adalah versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media. Salah satu metode untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengurangi beban pemakaian RAM di dalam Operating System. Penghematan penggunaan RAM di Windows 8 dipastikan dapat secara signifikan memperpanjang penggunaan PC yang memakai baterai (laptop ataupun tablet PC) karena RAM merupakan salah satu komponen di komputer yang paling banyak memakai arus listrik.

12.  Windows 10
      Windows sengaja tidak mengeluarkan versi windows 9 dikarenakan para users akan menganggap windows 9 yang dipakai adalah windows 95 atau windows 98 karena berawalan 9, jika itu terus dipakai akan berbahaya. Maka dengan itu Windows langsung memproduksi windows 10 untuk menggantikan windows 9 yang tidak boleh diproduksi. Windows ini adalah versi terbaru dari semua software windows dengan segala kecanggihannya membuat satu dari sekian software Operating System ini banyak digandrungi oleh masyarakat, simpel, menarik, dan canggih. Dengan sistem operasi Windows maka semua pekerjaan jauh lebih mudah dijalankan, OS pada komputer atau laptop sangat mendukung perkembangan bisnis dan juga perekonomian saat ini. Hampir semua perusahaan menggunakan sistem operasi Windows untuk memudahkan pengolahan data.

KESIMPULAN

            Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis. Perkembangan windows dari generasi ke generasi sangat luar biasa, adapun windows dari awal sampai sekarang yaitu : windows 1.0, windows 2.0, windows 3.0, windows 95, windows 98, windows 2000, windows ME, windows xp, windows vista, windows 7, windows 8 dan yang terbaru windows 10.

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Windows
https://www.bersosial.com/threads/sejarah-dan-perkembangan-sistem-operasi-windows-dari-awal-sampai-sekarang.28631/
http://idhaeinsteinnizda.blogspot.com/2018/01/perkembangan-sistem-operasi-windows-dan.html


Selasa, 03 Oktober 2017

 Ex Machina




         'Ex Machina' adalah film sci-fi cerdas yang mengeksplorasi lebih jauh tentang kecerdasan buatan dan merupakan film bertema kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Caleb adalah seorang programmer yang menang lotre dan di undang ke rumah Nathan. Nathan adalah CEO dari tempat caleb bekerja. Caleb bekerja di Bluebook perusahaan alat pencarian yang memiliki kemirip seperti google.

Sampai disana, ternyata Caleb diundang untuk melakukan "Turing Test", sebuah pengujian yang dilakukan Nathan untuk mengetes A.I berteknologi tinggi yang baru dibangunnya dalam wujud robot bernama Ava. Caleb bertugas untuk melakukan kontak verbal dengan Ava dan menguji kesempurnaan Ava sebagai A.I. yang mirip manusia.Nathan memanfaatkan database Bluebook untuk membuat A.I. yang super cangih.


Secara keseluruhan Ava memang mirip dengan manusia, dia mampu berinteraksi dengan manusia secara langsung,dapat memahami perasaan manusia,dapat membaca eksparesi wajah, dia juga memiliki alat indra yang fungsinya sama dengan alat indra manusia. Caleb memang memiliki kecerdasan yang luar biasa dalam bidang pemrograman namun ia lemah dalam hal bersosialisasi dan menganalisis suatu keadaan di linkungannya karena ia hidup sebatang kara, oleh sebab itu Caleb tak menyadari kalau dirinya di manfaatkan oleh Ava. Ava ingin kabur dari rumah Nathan,ia menginginkan hidup sebagai manusia pada umumnya bukan sebagai robot. Jika kita memanfaatkan kecerdasan buatan sesuai dengan porsinya maka robot tersebut dapat membantu manusia jika sebaliknya dapat dipastikan robot dapat mengantikan peran manusia di bumi ini.

Jadi Kesimpulan saya setelah menonton film Ex Machina ini adalah melakukan perkembangan teknologi itu baik , karena dengan kemajuan teknologi itu bertanda bahwa perabadan manusia semakin maju dari sebelumnya. Namun jika melakukan perkembangan teknologi tanpa ada nya pertimbangan untuk ke masa ke depannya , hal tersebut sangatlah berbahaya. 

Film ini sangat baik bagi para pecinta teknologi. Karena dengan ada nya film , kita bisa dapat melihat pandangan interaksi manusia dan komputer, dan kita bisa juga termotivasi untuk membuat inovasi-inovasi baru di bidang teknologi dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) namun kita juga harus mengerti etika dari teknologi ciptaan. Jadi usahakanlah kita teknologi kita sendiri , jangan sampai teknologi yang menguasai kita.

Sabtu, 17 Juni 2017

TEHKNOLOGI MLSI SELAIN ITIL DAN COBIT

Seperti yang kita ketahui bahwa COBIT DAN ITIL adalah Frame didalam dunia IT yang menjadi acuan utama untuk IT Governance.
Sekarang kalau kita berbiacara mengenai framework didalam dunia IT, maka selain COBIT DAN ITIL ada framework lain yaitu:

·         Software Maintenance Maturity Model
Maturity Model adalah suatu metode untuk mengukur level pengembangan manajemen proses, yang berarti adalah mengukur sejauh mana kapabilitas manajemen tersebut. Seberapa bagusnya pengembangan atau kapabilitas manajemen tergantung pada tercapainya tujuan-tujuan COBIT.

·         Application Services Library (ASL)
Aplikasi Layanan Perpustakaan (ASL) adalah kerangka kerja domain publik dari praktik terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam aplikasi manajemen, disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi. Istilah “perpustakaan” digunakan karena ASL disajikan sebagai satu set buku yang menggambarkan praktek-praktek terbaik dari industri TI. Hal ini dijelaskan dalam beberapa buku dan artikel (banyak dari mereka hanya tersedia dalam bahasa Belanda) dan di situs resmi ASL BiSL Foundation.

·         Business Information Services Library (BISL)
BiSL adalah standar domain publik sejak tahun 2005, diatur oleh Lembaga ASL BiSL (sebelumnya Lembaga ASL). Kerangka kerja ini menggambarkan standar untuk proses dalam manajemen informasi bisnis di strategi, manajemen dan operasi tingkat. BiSL berkaitan erat dengan kerangka ITIL dan ASL, namun perbedaan utama antara kerangka kerja ini adalah bahwa ITIL dan ASL fokus pada pasokan sisi informasi (tujuan organisasi TI), sedangkan BiSL berfokus pada sisi permintaan (yang timbul dari organisasi pengguna akhir).

·         Microsoft Operations Framework (MOF)
Microsoft Operations Framework (MOF) 4.0 adalah serangkaian panduan yang bertujuan membantu Teknologi Informasi (TI) profesional menetapkan dan menerapkan layanan yang handal dan hemat biaya.

Ø  PERBANDINGAN BISL VS MOF
Pada MOF lebih menetapkan layanan dimana memberikan layanan yang handal, relevan dan praktis sementara BISL masih standar dalam melakukan proses layanannya.
MOF mengelola manajemen operasional TI sedekemikian rupa sehingga bisnisnya dapat mengandalkan ketersediaan layanan yang tinggi, sementara BISL hanya berfokus pada sisi permintaan.
BISL memberikan atau memfasilitasi pamahanan dan komunikasi yang lebih baik, sementara MOF tidak terfokuskan dengan itu.

Ø  PERBANDINGAN SOFTWARE MAINTENANCE MATURITY VS ASL
SMMM berfokus pada bagian dibidang manajemen  keamanan sementara ASL berfokus  dibidang perpustakaan.
SMMM memiliki kemanan proses dan system sementara ASL keamanannya tidak terlalu terfokuskan.
ASL lebih mengacu pada pemeliharaan dan peningkatan system informasi, sedangkan matury model hanya mengacu prsoses dan mengandalkan manajemen kemanan yang lebih ketat.

Referensi:
http://edysusanto.com/keterkaitan-cobit-5-dengan-framework-governance/
https://ululazmisetiawan.wordpress.com/2017/05/16/cobit-control-objective-for-information-and-related-technology-vs-itil-information-technology-infrastructure-library/


Kamis, 08 Juni 2017

REVIEW PAPER

Combining ITIL, COBIT, and ISO/IEC 27002 in Order to Design a Comperhensive IT Framework in Organization


1.       Introduction
Management is an attempt to direct and control a group of one or more people or entities for the purpose of coordinating and harmonizing them towards accomplishing a special goal . At present Management encompasses several dimension like human resources ,financial resource and technological resource. One new area of management is information technology management (or IT management). It is a combination of two branches of study, information technology and management.
‘Information Technology’ has several definition from different perspective :
From the first perspective , IT system are application and infrastructure which are components of a larger product. They enable or are embedded in processes and service.
From the second perspective , IT is an organization with its own set of capabilities and resource. IT organization can be one of various types such as business function , shared service units and enterprise –level core units.
From the third perspective , IT is a category of service utilized by business . They are typically IT application and infrastructure that are package and offered as service by internal IT organization of external service providers. In this perspective IT cost are treated as business expenses.
From the fourth perspective , IT is a category of business assets that provide a stream of benefit for their owner , including but not limited to revenue , income and profit. In this perspective IT cost are treated as investment.
All definition emphasize the importance of IT in the organization . therefore it is crucial to manage and implement IT in the organizations. There are several standards , tools , frameworks, and best practice to manage and maintain IT service. The most applicable and widely used such standards are ISO/IEC 27002 in information security. Hence it is better to combine them to make a comprehensive IT framework in the organization . Based on previous studies the best combination should be between laying ITIL , COBIT and ISO/IEC 17799 together . But ITIL de-facto standard and ISO/IEC 17799 standard recently has been refreshed and changed.

2.       ITIL
ITIL (Information Technology Infrastructure Library) is a de-facto standard which introduced and distributed by Office of Government Commerce (OGC) in UK and includes all IT parts of organization. At present ITIL is the most widely accepted approach to IT service Management in the world. It has an iterative, multidimensional and lifecycle form structure. ITIL has an integrated approach as required by the ISO/IEC 20000 standard with following guidance.
·         Service Strategy
The service strategy provides guidance on how to design , develop and implement service management form organizational capability perspective and strategic asset. It provides guidance on the principles underpinning the practice of service management which are useful for developing service management policies, guidelines and processes across the ITIL service lifecycle . service strategy guidance is applicable in the context of other parts of ITIL lifecycle. Service strategy covers these parts of IT system : the development of markets , internal and external , service assets, service catalogue and implementation of strategy through the service lifecycle.
Service strategy includes these processes :
§  Financial Management
§  Service Portfolio Management
§  Demand Management
·         Service Design
It is guidance for the design and development of service and service management processes. It covers design principles and method for converting strategic objective into portfolios of service and service assets. The scope of Service Design is includes the changes and improvements necessary to increase or maintain value to costumer over the lifecycle of service, the continuity of service, achievements of service levels and conformance to standards and regulations. It guides organization on how to develop design capabilities for service management. Service Design includes these processes:
§  Service Catalogue Management
§  Service Level  Management
§  Capacity Management
§  Availability Management
§  IT Service Continuity Management
§  Information Security Management Supplier Management , Application Management
§  Data and Information Management Business Service Management
·         Service Transition
It is  guidance for the development and improvement of capabilities for transitioning new and changed service into operations. Service Transition provides guidance on how the requirements of service strategy encoded in Service Design are effectively realized in Service Operation while controlling the risk of failure and disruption . This part of ITIL framework combines practices in release management , program management and risk management and place them in the practical context of service management.
Service Transition processes are:
§  Change Management
§  Service asset and Configuration Management
§  Release and deployment Management
§  Knowledge Management
§  Stakeholder Management
§  Transition Planning
§  Support and Service Evaluation

·         Service Operation
Service Operation tries to embody practice in the management of Service Operation. It includes guidance on achieving effectiveness and efficiency in the delivery and support of service so as to ensure value for the customer and the service provider. Strategic objectives are ultimately realized through Service Operation , therefore making it a critical capability.
It process are:
§  Event Management
§  Incident Management
§  Request Management
§  Problem Management
§  Access Management
·         Continual Service Improvement
This is including of instrumental guidance in creating and maintaining value for customers through better design , introduction and operation of service. It combines principles , practice and methods from quality management, Change Management and  capability improvement. Organization learn to realize incremental and large-scale improvements in service quality , operational efficiency and business continuity.
Its processes are:
§  The 7-Step Improving Process
§  Service Level  Management


 3.       COBIT
The control Objectives for Information and related Technology (COBIT) is a set of best practice (framework) for information technology management created by the Information System Audit and Control Association (ISACA), and the IT Governance Institute (ITGI) in 1992 . COBIT was released and used primarily by the IT community. Later Management Guidelines were added , and COBIT became the internationally accepted framework  for IT governance and control.
                COBIT provides managers , auditors, and IT users with a set of generally accepted measures , indicators, processes and best practice to assist them in maximizing the benefits derived through the use of information technology and developing appropriate IT governance and control in a company.
                In its latest edition, COBIT has 34 high level objective that cover 215 control objective categorized in four domains: Plan and Organize , Acquire and Implement, Deliver and Support, and Monitor and Evaluate.
                The COBIT mission is to research , develop, publicize and promote an authoritative , up to date, international set of generally accepted information technology control objective for day-to-day use by business managers and auditors. Managers, auditors ,and users benefit from the development of COBIT because it helps them understand their IT system and decide the level of security and control that is necessary to protect their companies assets through the development of an IT governance model. COBIT covers four domains:
·         Plan and Organize
The Planning and Organization domain covers the use of technology and how best it can be used in a company to help achieve the company’s goals and objective. It also highlights the organizational and infrastructural form IT is to take in order to achieve the optimal results and to generate the most benefits from the use of IT. Here is list of the high level control objective for the planning and Organization domain.
§  Define a Strategic IT Plan
§  Define The Information Architecture
§  Determine Technological Direction
§  Define the IT Processes, Organization and Relationships
§  Manage the IT Investment
§  Communicated Management Aims and Direction
§  Manage IT Human Resource
§  Manage Quality
§  Assess and Manage IT Risk
§  Manage Projects
·         Acquire and Implement
The aim is to identify its IT requirements acquiring the technology and to implement it within the company’s current business processes.
This domain also addresses the development of a maintenance plan that a company should adopt in order to prolong the life of an IT system and its components. Here is list of the high level control objective for the Acquisition and Implementation domain.
§  Identify Automated Solution
§  Acquire and Maintain Application Software
§  Acquire and Maintain Technology Infrastructure
§  Enable Operation and use
§  Procure IT Resource
§  Manage Changes
§  Install and Accredit Solution And Changes
·         Delivery and Support
This domain tries to manage delivery service which include:
§  Define and Manage Service Levels
§  Manage Third-party Service
§  Manage Performance and Capacity
§  Ensure Continuous Service
§  Ensure System Security
§  Identify and Allocated Costs
§  Educated and Train Users
§  Manage Service Desk and Incidents
§  Manage the configuration
§  Manage Problems
§  Manage Data
§  Manage the Physical Environment
§  Manage Operation
·         Monitor and Evaluate
The Monitoring and Evaluation domain deals with a company’s strategy in assessing the needs of the company and whether or not the current IT system still meets the objectives for which it was designed and the controls necessary to comply with regulatory requirements. Monitoring also covers the issue of an independent assessment of the effectiveness of IT system in its ability to meet business objective and the company’s control process by internal and external auditors . The following table list the high levels control objective for the Monitoring domain
§  Monitor and Evaluate IT Processes
§  Monitor and Evaluate Internal Control
§  Ensure Regulatory Compliance
§  Provide IT Governance
 4.       ISO/IEC 27002
This is an information security management system (ISMS) standard which is the code of practice for Information Security Management. It list security control objectives and recommended range of a specific security controls .
Organizations that implement an ISMS in accordance with the best practice advice in ISO/IEC 27002 are likely simultaneously to meet the requirements of ISO/IEC 27002, but certification is entirely optional (unless mandated by the organization’s stakeholder).

 5.       ITIL related to COBIT
The strength within ITIL is the way processes are described with difference activities and flowcharts to use for target implementation . Cost/Benefit and Implementation issues are also described. There are also guidelines for reviews and Critical Success Factors, but these issues  are better described in COBIT, First of all COBIT is defined by the IT-audit community as a framework highly suitable for authority. COBIT is also stronger when it come to management issues where “Management Guidelines” provides the implementer with a reference where Critical Success Factors are describe together with Key Goal Indicators ,Key Performance Indicators  and Capability Maturity Models (CMM).
When ITIL is benchmarked with COBIT , it has been found that they correspond with each other to a high degree ,especially, when the processes  of COBIT are ITIL based as in its latest version . In spite of different words used for the same issues but they cover the same problem. It is only for incident Management in ITIL that there is not any equivalent in COBIT. This however ,does not mean that it is not covered at all. Instead it may be covered in the other part of the framework or with a different approach. As shown in table therefore it is better to borrow concepts/process, Activities, Cost/Benefits and planning to Implementation from ITIL standard and audits from COBIT to design a comprehensive framework.

6.       ITIL related to ISO/IEC 27002
            As already mentioned, ISO/IEC 27002 is used for information security and not just IT issues, With such broad objective it is apparent that ISO/IEC 27002 does not correspond with ITIL as much as ITIL does with COBIT . ISO/IEC 27002 main straight is in its application for ensuring overall security at all levels within an organization.
          Problem Management and Configuration Management in ITIL have not any equivalent in ISO 27002. Configuration Management has a huge impact on the IT environment and it should be handled in a secure manner. In addition in ISO/IEC 27002 security is characterized as the preservation of confidentially , integrity and Availability. In ITIL Availability is about quality aspect such as reliability, maintainability , serviceability & resilience. Another important finding in the benchmark it that financial issues are not handled at all in ISO/IEC27002 ,instead it is about only risk management, i.e. the implementer should mitigate risks to avoid costs. ITIL on the other hand , is about financing and cost allocation for the delivery of IT-services.
              Therefore it is better to borrow Information Security process from ISO/IEC 270002 in designing a comprehensive framework.

 7.       Conclusion
In every organization today, IT service must be delivered in a cost efficient manner, mitigating security risk and complying with legal requirements. The equation is difficult to handle and in some cases it seems like an  impossible mission . To be able to survive in this environment a combination of ITIL, COBIT and ISO/IEC 27002 can be value able for organization targets , Implementers should use ITIL to define strategies , plans and processes, use COBIT for metrics, benchmarks and audits and use ISO/IEC 27002 to address security issues to mitigate the risk as below in Table 2.
ITIL
COBIT
ISO/IEC 27002
Concepts/process
Critical Success Factors
Information Security
Activities
Metric (CSF,KPI)

Cost/Benefits
Benchmarking (CMM)

Planning for Implementation



Audit



8.       Referensi
[1] wikipedia, Management, HBusiness and Economics WikiProjectH., 3 July 2007, Hhttp://en.wikipedia.org/wiki/ManagemenHt.
[2] Sharon Taylor, S.Lacy, I.Macfarlane, ITIL:Service Transition,TSO publications.Norwith,UK,2007
[3] wikipedia, ISO-IEC-27002:,HISO standardsH, November 2007 , http://www.bsiglobal.com/en/Assessment-and-certificationservices/management-systems/Standards-and-Schemes
[4] Wikipedia, COBIT:2005,Quality Management, 24 November 2007, Hhttp://en.wikipedia.org/wiki/COBITH.
[5] Wikipedia, ISO/IEC 20000:2005, ISO/IEC standards,October 2007, Hhttp://en.wikipedia.org/wiki/ISO_20000H.
[6] Wikipedia,ITIL v3, HInformation technology managementH , 24 November 20, Hhttp://en.wikipedia.org/wiki/ITIL_v3H.
[7] John Wallhoff, Combining ITIL with COBIT and 17799, 15 October 2007,Hwww.scillani.comH\COBIT\Scillani%20Article% 20Combining%20ITIL%20with%20Cobit%20and%20 17799.
[8]     ITIL forum(2007), Information Technology Infrastructure Library ver 3, From Wikipedia, the free encyclopedia
[9]  Jan van Bon,M.Pieper,A.Veen,T.Verheijen,Best Practices: Introduction to ITIL,TSO Publications,Norwich,June 2007.
[10] Sharon Taylor, M.Iqbal, M.Nieves, ITIL:Service Strategy,TSO publications.Norwith,UK,2007
[11]Sharon Taylor, V. Lioyd,C.Rudd, ITIL:Service Design,TSO publications.Norwith,UK,2007 [12]Sharon Taylor,S. Lacy,I.Macfarlane, ITIL:Service Transition,TSO publications.Norwith,UK,2007
[13]Sharon Taylor, D. Cannon,D.Wheeldon, ITIL:Service Strategy,TSO publications.Norwith,UK,2007
[14] Sharon Taylor, G.Case,G.Spalding, ITIL:Continual Service Improvement,TSO publications.Norwith,UK,2007
[15] Eric Lachapelle, White Paper : “Control Objectives for Information and related Technology “,Veridion Inc.,Montreal, Canada,2 October2007, Hwww.veridion.netH\ITIL+COBIT\cobit_en_wp.pdf,2007.
[16] David Kohrell, CobiT and IT Governance - Elements for building in securityfrom the top, down and thebottom, up,23 October 2007, www.tapuniversity.com
[17] Introduction To ISO 27002 (ISO27002), 27 November 2007,http://www.27000.org/iso-27002.htm
 [18] Peter Hill, K. Turbitt, Combine ITIL and COBIT to MeetBusiness Challenges , 9 November 2007, www.bmc.com,\COBIT\BMC_BPWP_ITIL_COBIT_ 06.pdf  Referensi
[1] wikipedia, Management, HBusiness and Economics WikiProjectH., 3 July 2007, Hhttp://en.wikipedia.org/wiki/ManagemenHt.
[2] Sharon Taylor, S.Lacy, I.Macfarlane, ITIL:Service Transition,TSO publications.Norwith,UK,2007
[3] wikipedia, ISO-IEC-27002:,HISO standardsH, November 2007 , http://www.bsiglobal.com/en/Assessment-and-certificationservices/management-systems/Standards-and-Schemes
[4] Wikipedia, COBIT:2005,Quality Management, 24 November 2007, Hhttp://en.wikipedia.org/wiki/COBITH.
[5] Wikipedia, ISO/IEC 20000:2005, ISO/IEC standards,October 2007, Hhttp://en.wikipedia.org/wiki/ISO_20000H.
[6] Wikipedia,ITIL v3, HInformation technology managementH , 24 November 20, Hhttp://en.wikipedia.org/wiki/ITIL_v3H.
[7] John Wallhoff, Combining ITIL with COBIT and 17799, 15 October 2007,Hwww.scillani.comH\COBIT\Scillani%20Article% 20Combining%20ITIL%20with%20Cobit%20and%20 17799.
[8]     ITIL forum(2007), Information Technology Infrastructure Library ver 3, From Wikipedia, the free encyclopedia
[9]  Jan van Bon,M.Pieper,A.Veen,T.Verheijen,Best Practices: Introduction to ITIL,TSO Publications,Norwich,June 2007.
[10] Sharon Taylor, M.Iqbal, M.Nieves, ITIL:Service Strategy,TSO publications.Norwith,UK,2007
[11]Sharon Taylor, V. Lioyd,C.Rudd, ITIL:Service Design,TSO publications.Norwith,UK,2007 [12]Sharon Taylor,S. Lacy,I.Macfarlane, ITIL:Service Transition,TSO publications.Norwith,UK,2007
[13]Sharon Taylor, D. Cannon,D.Wheeldon, ITIL:Service Strategy,TSO publications.Norwith,UK,2007
[14] Sharon Taylor, G.Case,G.Spalding, ITIL:Continual Service Improvement,TSO publications.Norwith,UK,2007
[15] Eric Lachapelle, White Paper : “Control Objectives for Information and related Technology “,Veridion Inc.,Montreal, Canada,2 October2007, Hwww.veridion.netH\ITIL+COBIT\cobit_en_wp.pdf,2007.
[16] David Kohrell, CobiT and IT Governance - Elements for building in securityfrom the top, down and thebottom, up,23 October 2007, www.tapuniversity.com
[17] Introduction To ISO 27002 (ISO27002), 27 November 2007,http://www.27000.org/iso-27002.htm
 [18] Peter Hill, K. Turbitt, Combine ITIL and COBIT to MeetBusiness Challenges , 9 November 2007, www.bmc.com,\COBIT\BMC_BPWP_ITIL_COBIT_ 06.pdf